ATEN PDU untuk Server Room dan Data Center: Perbandingan Fitur dan Fungsinya
- Hary Setiawan
- 13 hours ago
Power Distribution Unit (PDU) merupakan komponen penting dalam pengelolaan daya.
Biasanya dipakai untuk memenuhi kebutuhan server room, data center, ruang kontrol, maupun instalasi audiovisual profesional.
Selain mendistribusikan daya listrik, PDU dengan fitur manajemen jarak jauh dapat membantu tim IT mengendalikan perangkat, memantau konsumsi energi, dan meningkatkan efisiensi pemeliharaan infrastruktur.
ATEN menyediakan berbagai pilihan PDU dengan kapasitas, jumlah outlet, dan kemampuan monitoring yang berbeda.
Terdapat 4 model yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan tersebut, yakni ATEN PE4104G, PE6208AV, PG8308G, dan PG98330G.
Meskipun sama-sama mendistribusikan daya, keempat model ini tidak ditujukan untuk kebutuhan yang sepenuhnya sama.
PE4104G berfokus pada kontrol daya jarak jauh untuk empat outlet, sedangkan PE6208AV menggabungkan kontrol outlet dan monitoring pada tingkat bank.
Sementara itu, PG8308G menawarkan monitoring per outlet untuk kebutuhan rack.
Adapun PG98330G dirancang untuk distribusi daya tiga fase dengan kepadatan outlet tinggi.
Lalu, apa perbedaan keempat model tersebut, dan bagaimana memilih PDU ATEN yang sesuai untuk kebutuhan proyek?
Contents
Mengenal 4 Model PDU ATEN
Sebelum membandingkan spesifikasi, penting untuk memahami fungsi utama masing-masing produk.
1. ATEN PE4104G: Remote Power Control untuk Perangkat IT dan AV
ATEN PE4104G merupakan perangkat kontrol daya dengan empat outlet IEC C13 yang mendukung pengendalian daya melalui jaringan TCP/IP.
Model ini dapat dipertimbangkan pada instalasi yang membutuhkan pengoperasian outlet dari jarak jauh tanpa harus selalu mendatangi lokasi perangkat.
Fitur utamanya meliputi:
- Kontrol daya individual pada empat outlet.
- Perintah power on, power off, dan power cycle.
- Pengaturan urutan penyalaan serta jeda waktu antarperangkat.
- Interface Ethernet buat pengelolaan jarak jauh.
- Dukungan protokol jaringan dan integrasi yang tercantum dalam dokumentasi produk.
PE4104G memiliki kapasitas input maksimum 2.400 VA pada rentang tegangan 100–240 VAC, dengan batas arus maksimum total 10 A.
Sebagai catatan, model ini tidak menyediakan metering listrik bawaan untuk memantau konsumsi daya.
Keunggulan utama PE4104G terletak pada fungsi kontrol daya yang praktis.
Namun, jika proyek membutuhkan data konsumsi listrik, tegangan, arus, atau power factor, model ini bukan pilihan yang tepat sebagai perangkat monitoring energi.
Aplikasi yang direkomendasikan: perangkat AV, digital signage, perangkat jaringan, kamera, dan perangkat IT yang membutuhkan kontrol daya jarak jauh pada jumlah outlet terbatas.
2. ATEN PE6208AV: Remote Switching dan Monitoring Konsumsi Daya
ATEN PE6208AV adalah PDU delapan outlet yang menggabungkan kontrol daya individual dan pemantauan listrik pada tingkat bank.
Model satu ini cukup diperhitungkan untuk ruang kontrol, instalasi AV, serta lingkungan IT yang membutuhkan pengendalian outlet sekaligus informasi konsumsi listrik.
Fitur yang tersedia, antara lain:
- Delapan outlet dengan pengendalian daya jarak jauh.
- Monitoring arus, tegangan, VA, power factor, dan kWh pada tingkat bank.
- Interface jaringan untuk pengelolaan perangkat.
- Dukungan port sensor lingkungan.
- Fitur penjadwalan serta pengaturan penyalaan perangkat sesuai kemampuan sistem.
PE6208AV tersedia dalam beberapa varian, seperti PE6208AVA, PE6208AVB, PE6208AVG, dan PE6208AVX.
Jenis konektor, tegangan, arus, serta kapasitas input berbeda menurut varian.
Karena itulah, suffix model perlu diperiksa sebelum menentukan produk untuk project tertentu.
Monitoring pada ATEN PE6208AV dilakukan guna memantau konsumsi daya secara keseluruhan pada setiap kelompok outlet (bank).
Bukan untuk mengukur konsumsi daya masing-masing outlet secara terpisah.
PE6208AV dapat menjadi pilihan ketika kebutuhan monitoring lebih tinggi dibandingkan PDU yang hanya menyediakan kontrol outlet.
Namun, apabila tim membutuhkan analisis konsumsi daya setiap perangkat secara terpisah, model dengan metering per outlet perlu diperhitungkan.
Aplikasi yang direkomendasikan: ruang kontrol, sistem AV terintegrasi, rak perangkat IT, dan instalasi yang membutuhkan remote switching serta monitoring konsumsi listrik secara keseluruhan.
3. ATEN PG8308G: Intelligent PDU dengan Metering Per Outlet
ATEN PG8308G ialah PDU delapan outlet yang dirancang untuk kebutuhan distribusi daya dan monitoring lebih terperinci pada lingkungan rack.
Perangkat ini memungkinkan pengguna melihat penggunaan daya pada setiap outlet dan mengendalikan masing-masing outlet secara terpisah.
Beberapa fitur utamanya mencakup:
- Delapan outlet: enam IEC C13 dan dua IEC C19.
- Monitoring arus, tegangan, power factor, dan kWh pada setiap outlet.
- Remote outlet switching.
- Dukungan port sensor lingkungan.
- Konektivitas Ethernet untuk pengelolaan jarak jauh.
PG8308G menggunakan input IEC 60309 32 A dengan tegangan nominal 100–240 VAC.
Datasheet-nya menyebutkan kapasitas input maksimum 7.680 VA.
Batas arus outlet juga berbeda antara konektor C13 dan C19, sehingga distribusi beban harus mengikuti spesifikasi masing-masing outlet.
Kemampuan metering per outlet-nya menjadi pembeda penting dibandingkan PE6208AV.
Administrator dapat melihat konsumsi daya masing-masing perangkat, sehingga identifikasi beban dan evaluasi penggunaan energi dapat dilakukan secara lebih detail.
PG8308G layak dipilih ketika visibilitas konsumsi daya setiap perangkat menjadi kebutuhan utama.
Meski demikian, kapasitas input, tipe konektor, hingga distribusi beban tetap harus sesuai dengan infrastruktur listrik di lokasi.
Aplikasi yang direkomendasikan: rack server, perangkat jaringan, server room, dan instalasi IT yang membutuhkan pemantauan konsumsi daya per outlet serta pengendalian perangkat secara individual.
4. ATEN PG98330G: PDU Tiga Fase untuk Infrastruktur Berkepadatan Tinggi
ATEN PG98330G ditujukan untuk kebutuhan distribusi daya tiga fase dengan jumlah outlet yang lebih banyak.
Jenis device ini memiliki total 30 outlet, terdiri atas 24 outlet IEC C13 dan enam outlet IEC C19.
Spesifikasi utamanya, meliputi:
- Input tiga fase 400/230 VAC.
- Konektor input IEC 60309 32 A.
- Kapasitas input maksimum 22.170 VA.
- Total 30 outlet untuk mendukung distribusi daya pada banyak perangkat.
- Format vertikal untuk membantu pemanfaatan ruang rack.
Kapasitas dan jumlah outlet membuat model ini relevan bagi infrastruktur yang membutuhkan distribusi daya ke banyak perangkat dalam satu instalasi.
Contohnya, data center, rack server dengan kepadatan tinggi, dan infrastruktur jaringan berskala besar.
Namun, ada hal yang harus diperhatikan saat membandingkan PG98330G dengan varian lain dalam seri PG98330.
Berdasarkan datasheet resmi, fitur metering per outlet dan outlet switching tercantum pada varian PG98330B/B2, tetapi tidak boleh diasumsikan tersedia pada PG98330G.
Dengan demikian, PG98330G sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan distribusi daya tiga fase dan kepadatan outlet.
Bukan dengan asumsi bahwa semua varian seri PG98330 memiliki kemampuan monitoring serta switching yang sama.
Sebelum diimplementasikan, periksa kebutuhan tegangan, arus, distribusi beban antarfase, konektor, proteksi listrik, serta fitur monitoring yang benar-benar diperlukan.
Tabel Perbandingan 4 Model PDU ATEN
Tabel berikut merangkum perbedaan utama keempat model berdasarkan spesifikasi resmi.
| Aspek | PE4104G | PE6208AV | PG8308G | PG98330G |
| Fungsi utama | Remote power control | Remote switching dan bank metering | Outlet switching dan outlet metering | Distribusi daya tiga fase dengan banyak outlet |
| Jumlah outlet | 4 | 8 | 8 | 30 |
| Tipe outlet | 4 × IEC C13 | Bergantung varian; 8 outlet | 6 × C13 + 2 × C19 | 24 × C13 + 6 × C19 |
| Monitoring listrik | Tidak tersedia | Tingkat bank | Tingkat outlet | Jangan diasumsikan tersedia pada varian G |
| Remote switching | Ya | Ya | Ya | Jangan diasumsikan tersedia pada varian G |
| Input listrik | 100–240 VAC | Bergantung varian | 100–240 VAC, input 32 A | 400/230 VAC, tiga fase, input 32 A |
| Kapasitas maksimum | 2.400 VA | Bergantung varian, hingga 4.800 VA pada varian AVX | 7.680 VA | 22.170 VA |
| Contoh aplikasi | Perangkat AV dan IT | Ruang kontrol dan rack IT | Rack server dengan kebutuhan metering per outlet | Data center dan distribusi daya berkepadatan tinggi |
Sedikit catata, spesifikasi PE6208AV berbeda menurut suffix model.
Angka kapasitas maksimum pada tabel bukan berarti semua variannya memiliki nilai yang sama.
Selalu manfaatkan datasheet varian yang akan dibeli.
Apa Perbedaan Metering Per Bank dan Per Outlet?
Salah satu pertimbangan penting saat memilih PDU ialah tingkat detail data konsumsi listrik yang dibutuhkan.
Metering per bank
Pada metering per bank, sistem memantau konsumsi listrik pada kelompok outlet atau keseluruhan bank.
Pendekatan tersebut dapat memadai apabila tujuan utama proyek adalah mengetahui kondisi beban secara umum.
PE6208AV menjadi contoh model yang menyediakan monitoring listrik pada tingkat bank.
Metering per outlet
Pada metering per outlet, data konsumsi listrik tersedia bagi setiap outlet yang didukung.
Pendekatan ini membantu administrator membedakan penggunaan daya antarperangkat sekaligus mengidentifikasi perangkat dengan konsumsi yang lebih tinggi.
PG8308G menyediakan monitoring per outlet, sehingga lebih sesuai jika Anda memerlukan visibilitas konsumsi daya individual.
Perlu diingat bahwa metering tidak otomatis menunjukkan penyebab gangguan perangkat.
Informasi konsumsi daya dapat membantu investigasi, tetapi diagnosis lebih lanjut mungkin memerlukan sistem monitoring atau perangkat lain.
Bagaimana Memilih Model ATEN yang Tepat?
Pemilihan PDU sebaiknya dimulai dari kebutuhan operasional, bukan hanya jumlah outlet atau kapasitas maksimum.
Pilih PE4104G jika membutuhkan kontrol daya sederhana
PE4104G dapat dipertimbangkan ketika instalasi hanya membutuhkan empat outlet dan remote power control.
Terlebih apabila terdapat perangkat yang perlu di-restart dari jarak jauh.
Tentunya selama perangkat dan skenario operasional mendukung tindakan tersebut.
Jika monitoring konsumsi listrik menjadi persyaratan, cobalah memilih model lain.
Pilih PE6208AV jika membutuhkan kontrol outlet dan monitoring bank
PE6208AV sesuai untuk instalasi yang membutuhkan delapan outlet, kontrol daya, dan informasi konsumsi listrik pada tingkat bank.
Pastikan varian yang dipilih cocok dengan konektor input, tegangan, arus, dan kebutuhan instalasi.
Pilih PG8308G jika membutuhkan monitoring per outlet
PG8308G layak diambil apabila administrator membutuhkan informasi konsumsi listrik setiap perangkat sekaligus remote switching.
Periksa kompatibilitas konektor, kapasitas input, dan kebutuhan beban sebelum implementasi.
Pilih PG98330G jika membutuhkan distribusi daya tiga fase dan kepadatan outlet tinggi
PG98330G lebih cocok untuk rack atau infrastruktur yang membutuhkan 30 outlet dan input tiga fase.
Perangkat ini tidak sebaiknya dipilih hanya karena memiliki kapasitas lebih tinggi.
Sebaliknya, kebutuhan monitoring dan switching harus dievaluasi secara terpisah.
7 Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Membeli PDU
Selain fitur, beberapa aspek teknis perlu dipastikan sebelum menentukan perangkat PDU bagi project Anda.
- Kebutuhan beban listrik
Hitung kebutuhan daya perangkat dan pastikan distribusi beban sesuai dengan batas PDU serta instalasi listrik.
- Tipe konektor
Cocokkan konektor input dan outlet dengan perangkat serta sumber listrik yang digunakan.
- Kebutuhan monitoring
Tentukan apakah pemantauan per bank sudah cukup atau diperlukan metering per outlet.
- Kebutuhan remote switching
Pastikan pengendalian daya jarak jauh tersedia apabila menjadi persyaratan operasional.
- Kebutuhan instalasi tiga fase
Untuk PDU tiga fase, evaluasi distribusi beban, proteksi, dan kompatibilitas instalasi bersama tenaga teknis yang kompeten.
- Integrasi sistem
Periksa protokol, interface, dan kompatibilitas dengan platform pengelolaan yang digunakan.
- Biaya total implementasi
Pertimbangkan harga perangkat, instalasi, integrasi, dan pemeliharaan, bukan hanya harga pembelian awal.
Mana Perangkat ATEN PDU yang Cocok bagi Proyek Anda?
PE4104G, PE6208AV, PG8308G, dan PG98330G menawarkan fungsi yang berbeda untuk kebutuhan distribusi daya dan pengelolaan perangkat.
PE4104G berfokus pada remote power control untuk empat outlet.
Sementara itu, PE6208AV menggabungkan remote switching dengan monitoring konsumsi listrik pada tingkat bank.
Di sisi lain, PG8308G menawarkan monitoring dan switching per outlet guna memenuhi kebutuhan rack yang memerlukan informasi lebih terperinci.
Adapun PG98330G ditujukan untuk distribusi daya tiga fase dengan 30 outlet dan kapasitas input yang lebih tinggi.
Tidak ada satu model yang otomatis paling tepat bagi semua proyek.
Pilihan terbaik ditentukan oleh kebutuhan beban, tipe konektor, jumlah outlet, tingkat monitoring, kemampuan switching, dan arsitektur instalasi.
Mekansm membantu perusahaan mengevaluasi kebutuhan perangkat untuk ruang server, data center, ruang kontrol, dan infrastruktur AV profesional.
Jelajahi katalog ATEN di Mekansm atau hubungi CS Mekansm untuk berkonsultasi dan menentukan PDU ATEN yang sesuai berdasarkan spesifikasi teknis serta kondisi instalasi.



